Autis di Sekolah Kami

Mulanya istilah autis hanya menjadi salah satu kosakata ilmiah yang tidak memiliki dampak emosional buatku. Artinya, aku sering membaca istilah itu, mencoba memahaminya, dan kemudian sekedar menjadikannya bagian dari pengetahuanku. Mungkin ini yang disebut ‘ilmul yaqin. (lagi…)

November 28, 2007 at 1:33 am 3 komentar

Ridho, Si Anak Pasangan Tuna Netra

Apakah yang menyebabkan seorang anak memiliki kepercayaan diri yang tinggi?
Jawabannya mungkin bisa bermacam-macam, tergantung dari sudut pandangnya. Aku sendiri tak tahu apakah sudah ada penelitian ilmiah yang menjelaskan hal tersebut. Namun, di Majelis Anak Sholeh, aku mempunyai teori sendiri, bahwa latar belakang sosial ekonomi orang tua hampir tidak ada pengaruhnya terhadap kepercayaan diri seorang anak. (lagi…)

November 28, 2007 at 1:31 am 1 komentar

Mimpi Kami

Setelah Majelis Anak Sholeh – sekolah TK kami yang berbiaya terjangkau dan berkualitas – berjalan empat tahun, mimpi kami untuk membangun SD semakin membuncah. Bukan apa-apa. Setelah para anak didik kami lulus TK, kami hampir sama sekali tidak memiliki akses untuk menunjang pendidikan mereka, selain beasiswa bagi beberapa di antara anak2 tak mampu tersebut. Sekolah di SD negeri sekitar tempat tinggal kami memang kurang menjanjikan. Jam belajar mereka bahkan lebih singkat dari anak2 di TK kami, dengan beban kurikulum yang bikin gentar. Bagaimana mereka bisa bertarung di jenjang yang lebih tinggi dan lebih kompetitif? (lagi…)

November 28, 2007 at 1:17 am 1 komentar

‘Bisnis’ di Rumah Kami

Mau cerita sedikit tentang ‘bisnis’ di rumah kami. Mudah2an bisa
menambah perspektif.

Di rumah, saya membuka TK “Al Gharasi” alias TK yang menggunakan
garasi. Setiap pagi, mobil kami keluarkan, garasi disapu dan dipel
sampai mengkilap, jadilah dia ruang kelas. TK tersebut kami beri label
resmi Majelis Anak Sholeh. Selain menggunakan garasi, TK tersebut juga
menggunakan teras rumah. Jadi praktis ada dua kelas. Saat ini kami
terpaksa mengorbankan 1 ruang lagi, yaitu kamar tamu, yang kami sulap
menjadi kelas, setelah menyingkirkan tempat tidur dan atribut lain
yang bikin sempit. (lagi…)

November 27, 2007 at 11:34 pm 4 komentar


Kategori

  • Blogroll

  • Feed


    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.